Asal dia menjadikanku Wanita terhormat

Hasil gambar untuk wanita terhormat dalam islam

Asalamualaikum….

Bukan dia yang tampan yang ku cari

Bukan dia yang banyak harta yang ku cari

Bukan dia yang dikejar-kejar banyak wanita

Bukan dia yang banyak menebar janji kepada setiap wanita

Bukan dia yang sering kelura untuk nongkrong…

Akan tetapi…. dia yang menjaga sholatnya yang ku cari

Dia yang menjaga pandangannya yang ku cari

Dia yang mencari Allah dan Rasulnya  yang ku cari

Dia yang lembut tutur katanya

Dia yang bisa membimbing menuju jalan lurusNya

Dia yang mencintai sunnah RasulNya

Dia yang mencintai Al Qur’an…

Tak perlu dia yang tampan ,karena ketampanan tidak ada manfaat jika mengajak untuk bermaksiat…

Tak perlu dia yang banyak harta,karena kaya juga bukan berarti hebat jika membuat hidupmu tersesat..

Biarlah dia tak perpangkat asal dia menjadikan ku wanita terhormat

karena aku tidak hanya mencari prndamping,tetapi aku mencari pasangan yang mau membimbing…..

Amin Ya Allah….

Ini Rinduku

Karena bagiku, rindu adalah rasa ingin selalu bertemu dan cinta adalah rasa ingin selalu memberi.

Dan bergitu mulianya jika kita rindu serta cinta kepada Allah, maka setiap ibadah  kita akan menjadi sasaran untuk bertemu mengobati rasa rindu dan memberi pengabdian sebagai wujud rasa cinta kita.

Hingga ibadah bukanlah menjadi sebuah kewajiban, melainkan menjadi kebutuhan kita. Untuk melepas rindu dan cinta dengan Sang Maha Cinta.

Aku berserah segalanya Kepada Mu Ya Rabb

Seolah kita saling menyimpan rasa kagum yang teramat mendalam, namun selalu ragu untuk mengungkap.

Bahwa segala kemungkinan akan terbuka ketika rasa telah berbicara.

Maka mungkin cara terbaik adalah melemparnya kelangit melalui untaian doa di sepanjang Malam

Entahlah,siapa yang tau doa kita akan memenangkan takdir dan merubahnya untuk kita bisa saling mendampingi di masa depan nanti. Continue reading »

Sejuta Rasa

Sejuta rasa

Cinta adalah kepulangan.

Kamu adalah kerinduan,dan hangat yang dipertemukan oleh doa ketulusan.

Kita bertemu karena doaku dan doamu telah menyatu. Untuk saat ini,kita menang atas waktu,kuberi tahu,perjalanan terbaikku adalah perjalanan menujumu.

Sulit,memang…

 

Jika tuhan memutar waktu kembali,berhenti pada detik-detik masa lalu. Aku akan tetap meminta kepada tuhan untuk memberikan waktuku tepat pada saat aku menemukanmu. Karena sejauh ini,pertemuan kita tak pernah kusesali,sesulit apa pun perjalana menujumu,tetap kamu yang aku mau.

 

Terimakasih telah menjadi seseorang terbaikku. Kamu telah berhasil menunjukan kepadaku,jika CINTA bisa tumbuh baik didalam kasih DOA. Suatu hari nanti,doa-doa kita akan berbicara kepada dunia. Tentang kita yang memperjuangkan bersama RASA SABAR,RASA PERCAYA dan KEKUATAN DOA.

To: Gulsyaniraz

 

Tugas kehumasan

Yang kebetulan bngt ini perusahaan bpk saya bekerja hehehehe

MEMPROMOSIKAN SEBUAH

PERUSAHAAN

Promosi merupakan kegiatan yang ditujukan untuk mempengaruhi konsumen agar mereka dapat menjadi kenal akan produk – produk yang ditawarkan oleh sebuah perusahaan kepada mereka dan kemudian menjadi senang lalu memberi produk tersebut. Disini saya selaku Marketing di sebuah perusahaan akan mempromosikan sebuah Perusahaan pabrik gula PT.GUNUNG MADU PLANTATION.

GUNUNG MADU PLANTATIONS (GMP) didirikan di tahun 1975. Perusahaan termasuk aset kekayaan Alm. Seoharto . Lokasi perkebunan tebu dan pabrik gula terletak di desa Gunung Batin, 90 km arah utara Bandar Lampung, ibukota Provinsi Lampung. Total luas lahan yang dikelola sekitar 35,000 Ha, dengan luas kebun produksi sekitar 25,000 Ha. Sisa lahan di luar kebun produksi merupakan jalan, sungai-sungai, kawasan konservasi, bangunan pabrik, perkantoran dan pemukiman.

Ada pun visi misi PT. GUNUNG MADU PLANTATION sebagai berikut:

  • Visi PT. Gunung Madu Plantations sebagai berikut

“Menjadi produsen gula yang paling efisien di ASEAN dengan menerapkan sistem pertanian serta pengembangan produk/diversifikasi”

  • Misi PT. Gunung Madu Plantations adalah sebagai berikut 1.

 

  1. Meningkatkan terwujudnya swasembada gula nasional melalui penerapan teknologi yang inovatif
  2. Meningkatkan kesejahteraan karyawan
  3. Membantu meningkatkan pengembangan daerah sekitar
  4. Meningkatkan keuntungan pemegang saham

 

Keunggulan yang dimiliki PT.GMP dibanding pabrik lain yaitu Pabrik mengikuti proses sulfitasi untuk menghasilkan gula kristal putih (GKP). Gula GMP telah dikenal semua kalangan konsumen karena memiliki keunggulan berupa cita rasa khas dengan aroma gula yang lebih segar dan alami. Yang tidak memerlukan pemutih buatan yang nantinya dapat membahayakan kesehatan konsumen.  Disamping itu konsumen tidak perlu menghawatirkan kemanan pangan  karena PT.GMP telah memiliki beberapa sertifikat antara lain:

  • Sertifikat HACCP & GMP+ Standard B2 diakui secara internasional sehingga Gula & Molasses PT Gunung Madu Plantation lebih mendapatkan pengakuan secara Internasional
  • Sertifikasi HACCP & GMP+ Standard B2 bersinergi dengan Sistim Total Quality Management dan ISO 9001 yang sedang dibangun PT Gunung Madu Plantations.
  • Dan kini Gula GMP telah bersertifikat SNI

 

Teknologi maju diterapkan di kebun dan di pabrik, termasuk pemanfaatan alat mesin pertanian secara luas di kebun, serta pemanfaatan teknologi instrumentasi di pabrik.Dengan tingkat produksi kini mencapai rata-rata 2.0 juta ton tebu dan sekitar 180,000 ton gula per tahun. Sebelum memiliki instalasi hilir yang terintegrasi, hasil samping berupa tetes (molasses) dijual langsung ke sektor industri hilir di luar. Ampas tebu atau bagasse dimanfaatkan secara maksimal sebagai bahan bakar ketel, yang selanjutnya menghasilkan energi listrik untuk memenuhi kebutuhan internal di sektor produksi dan domestik hampir di sepanjang tahun (di dalam maupun di luar musim giling). Selain itu ampas tersebut dimanfaatkan untuk bahan pupuk kompos. Sementara blotong (filter cake) juga dikembalikan ke kebun sebagai pupuk organik. PT.GMP juga memiliki kolam Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) seluas 10 ha untuk memproses limbah cair. Air yang telah bersih dimanfaatkan lagi untuk irigasi tanaman di kebun. Kolam IPAL selama ini juga dimanfaatkan warga untuk rekreasi dan memancing. IPAL GMP sudah beberapa kali mendapatkan penghargaan sebagai IPAL terbaik di Lampung Tengah maupun tingkat Provinsi Lampung. PT GMP memahami pentingnya inovasi untuk terciptanya perkembangan usaha yang berkesinambungan. Dengan didukung sumber daya manusia yang bermutu, perusahaan terus berupaya menciptakan budaya pertanian ramah lingkungan dan keberlanjutan melalui sinergi dalam pengelolaan lahan dan produksi.

Perusahaan telah berinovasi mengembangkan variant bibit yang akan memberikan nilai tambah. Inovasi benih dilakukan untuk menciptakan varietas unggul dan telah terbukti berhasil meningkatkan produktifitas kebun. Inovasi manajemen dan teknologi yang telah dicapai oleh GMP telah dimanfaatkan Pemerintah untuk Pengembangan Industri Gula Nasional. Hal ini membuktikan bahwa Efisiensi Proses Produksi dan Peningkatan Produktivitas menjadi salah satu kunci keberhasilan GMP di bisnis pergulaan nasional dan internasional.

Perusahaan juga telah membangun lebih dari 1,700 unit rumah-dinas untuk para karyawan beserta keluarganya di dalam kawasan perkebunan. Perumahan ini dibangun terpencar di enam lokasi strategis, sehingga setiap karyawan dapat menjangkau tempat kerjanya dengan lebih mudah. Di samping itu dibangun pula bedeng pemukiman yang dapat menampung sekitar 10,000 orang pekerja harian. Seluruh pemukiman ini dilengkapi dengan fasilitas listrik dan air bersih secara cuma-cuma. Perusahaan juga telah menyediakan pula fasilitas umum seperti rumah-sakit, poliklinik, taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan juga masjid, gereja, sarana olahraga (termasuk satu kolam renang), toko-toko,swalayan, koperasi, warung, pasar, serta gedung-gedung pertemuan serba-guna. Masyarakat sekitar dapat ikut memanfaatkan fasilitas-fasilitas ini.

Perusahaan juga memfasilitasi kepemilikan rumah pribadi oleh para karyawannya, melalui suatu paket kredit khusus yang diatur bersama koperasi karyawan dan perbankan, juga dengan Jamsostek khusus untuk tipe kecil. Kompleks-kompleks perumahan pribadi karyawan GMP telah berdiri di desa dan kecamatan terdekat di seputar lokasi perkebunan (tipe kecil dan menengah), juga di kota Bandar Lampung (tipe menengah dan besar). Program kepemilikan rumah pribadi ini mampu memberi ketenangan kepada para karyawan di hari tua mereka.

Perusahaan berperan aktif mengambil peran dalam program-program peningkatan mutu pendidikan tingkat dasar dan menengah di wilayah setempat (Kabupaten Lampung Tengah). Berdasarkan perencanaan dan jadwal yang baik maka Perusahaan secara teratur menyediakan dana dan fasilitas bagi berbagai program pelatihan untuk para kepala sekolah, pengelola sekolah, dan guru. Para pengajar profesional dari luar secara rutin diundang untuk memimpin pelatihan-pelatihan tersebut.

Paerusahaan juga memberi beasiswa kepada siswa siswi berprestasi yang bersekolah di lingkungan Perusahaan, dan memberi beasiswa penuh kepada anak karyawan yang menempuh pendidikan tinggi di perguruan tinggi negeri (program S-1 dan D-3). Perusahaan juga memberikan berbagai fasilitas bagi mahasiswa (seperti on-the-job training dan pengaitan tugas penelitian), sehingga menjadi tujuan favorit bagi para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dalam menyelesaikan tugas akhir mereka guna memperolah derajad akademik yang didambakan (diploma hingga S-3).

 

Kesan pertama jadi Mahasiswa

Kesan Pertama jadi Mahasiswa Baru

dan Pertama Masuk Kuliah Hingga Sekarang

Kesan pertamaku dari awal diterima jadi mahasiswa baru di Universitas Sebelas Maret program Diploma jurusan Perpustkaan. Sudah  pasti seneng, bangga juga karena gk semua yang daftar bisa diterima. Dan di sini saya dapat ilmu yang mungkin memang belum saya dapat semasa saya sma dulu dan di sini juga saya mendapatkan teman banyak dengan karakter yg berbeda”. Pertama kali saya masuk kuliah sangat takut,krena blm saling mengenal dengan teman-teman yg lain. Tetapi pada akhirnya saling mengenal satu sama lain hingga saat ini. Bahkan kita memiliki grup sendiri ygterdiri 6 orang. Minggu pertama masuk kelas adalah perkenal dengn dosen  dan mata kuliah itu,saat perkenalan mata kuliah pengantar ilmu perpustakaan saya menjadi lebih mengerti ilmu perpustakaan itu tidak mudah orang-orang yg dibicarakan diluar sana dari saya tidak mengetahui apa-apa samapai sekrang menjadi menjadi lebih mengenal lebih dalam lagi ilmu perpustakaan. Setelah itu seblm memasukin perkuliah di adakan ISQ dan disitu kita dikasih arahan tentang agama, tujuan hidup kita. Disitu banyk peljaran yg kita bisa dapatkan. Memasuki pertengahan kuliah membuat saya bosen tetpi bukan berarti tidak ingin masuk kuliah,saya bosen kadang juga capek karena jam kuliahnya dari siang bahkan samapai magrib. Mana lagi kos saya lumayan jauh dri kampus jadi harus bolak balik kampus. Tetapi tidak menyrutkan semnagat saya untuk kuliah hingga sekrang, tidak kerasa saya sudah dipenghujung semester 1 rasanya baru kemarin masuk kuliah sekrang sudah mau semester 2.

Masuk kuliah memang harus butuh kesabaran dan harus menahan emosi supaya tidak terjadi permusuhan. Tapi namanya kuliah pasti ada enaknya dan ada gaknya. seperti yang enaknya kalau kuliah kita bisa banyak teman dan bisa berbagi cerita tapi kalau gaknya seperti hari pertama masuk kuliah kita jalan sendirian kaya orang kebingungan tidak mempunyai teman yang bisa diajak ngobrol. Tapikan itu sudah berlalu dan bersifat sementara.

 

Tugas Ilmu Politik

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah tentang “Perkembangan Kehiduapan Demokarasi Di Indonesia”. Dan kami juga berterimakasih kepada Ibu Dra. Praptining Utamai selaku Dosen mata kuliah Azaz Ilmu Politik yang telah memberi tugas kepada kami.

Kami sangat berharap makalah ini adapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai pesan informasi. Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa didalam makalah ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, kami berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang kami buat di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang membangun.

Semoga makalah sederhana ini dapat bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya makalah yang telah disusun ini dapat berguna diri kami sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami mohon kritik dan saran yang membangun demi perbaikan di masa depan.

 

 

Surakarta,5 November 2015

                                                                         Penyusun

Kamilia Dwi Septasari

 

DAFTAR ISI :

Kata Pengantar…………………………………………………………………………… ii

Daftar Isi……………………………………………………………………………………… iii

BAB I  PENDAHULUAN………………………………………………………………. 1

  1. Latar Belakang…………………………………………………………. 1
  2. Rumusan Masalah…………………………………………………………………… 1
  3. Tujuan Penulisan………………………………………………………………… 2
  4. Manfaat…………………………………………………………………. 2

BAB II

ISI………………………………………………………………………. 3

  1. Pengertian Demokrasi…………………………………………………………….. 3
  2. Sejarah Perkembangan Demokrasi………………………………………………. 4
  3. Perkembangan Demokrasi di Indonesia……………………………………….. 5

BAB III

PENUTUP………………………………………………………………….. 11

  1. Kesimpulan…………………………………………………………. 11

DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………. 12

 

BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang

Demokrasi adalah pemerintahan rakyat, maksudnya pemerintahan memberi kekuasaan dan wewenang kepada rakyat,semua keputusan berdasarkan suara rakyat.Jadi,Demokrasai Indonesia adalah pemerintahan dari semua rakyat Indonesia,oleh rakyat Indonesia dan untuk rakyat Indonesia dari Sabang sampai Meroke.Cara pemerintahan seperti ini menjadi cita-cita semua partai Nasionalis di Indonesia.

Sejak bangsa Indonesia mencapai kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945 selalu menjadi pertanyaan bagaimana sistem pemerintahan yang tepat dan paling bermanfaat baginya. Indonesia menjadi salah satu negara demokrasi terbesar di dunia. Demokrasi menjadi pilihan bangsa Indonesia sejak awal berdirinya. Perkembangan sistem demokrasi berlangsung sejak tahun 1945 hingga masa sekarang. Berbagai model demokrasi pernah diterapkan di Indonesia dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Perkembangan demokrasi di Indonesia mengalami pasang surut dari masa kemerdekaan sampai saat ini. Hal ini dibuktikan dengan telah dilaksanakannya beberapa bentuk demokrasi di negara Indonesia. Demokrasi Indonesia pada hakikatnya merupakan demokrasi yang dijiwai dan diintegrasikan dengan sila-sila yang terkandung pada Pancasila sebagai dasar negara. Hal itu berarti bahwa hak-hak demokrasi haruslah selalu disertai dengan rasa tanggung jawab kepada Tuhan Yang Maha Esa, haruslah menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan sesuai dengan harkat dan martabat manusia, haruslah menjamin dan mempersatukan bangsa, dan haruslah pula dimanfaatkan untuk mewujudkan keadilan sosial.

Rumusan Masalah

Rumusan masalah dari makalah ini adalah:

  1. Apa pengertian demokrasi di Indonesia?
  2. Perkembangan demokrasi di indonesia dari masa kemerdekaan hingga sekarang?
  3. Bagaimana sejarah pertumbuhan demokrasi di indonesia?

 

Tujuan

Tujauan yang ingin dicapai dengan adanya tulisan makalah ini adalah:

  1. Mengetahui pengertian demokasi di Indonesia
  2. Mengetahui sejumlah pemahan dan pelaksanaan demokrasi di Indonesia
  3. Mengethui sejarah perkemangan demokrasi di Indonesia

Manfaaat

Adapun manfaat dari makalah ini adalah:

Untuk menambah wawasan, agar lebih mengetahui dan memahami seperti apa perkembangan demokrasi di indonesia.

BAB II

  1. Pengertian

Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut.

Istilah demokrasi berasal dari bahasa yunani, yaitu “demos” yang berarti rakyat atau penduduk suatu tempat dan “kratos” yang berarti kekuasaan atau kedaulatan (pemerintah). Jadi demokrasi berarti pemerintahan rakyat atau suatu pemerintahan dimana rakyat memegang kedaulatan yang tertinggi atau rakyat diikutsertakan dalam pemerintahan negara. Ajaran demokrasi telah mulai dirintis sejak jaman sebelum demokrasi yaitu antara lain oleh Solon di Athena (+600 Tahun Masehi). Pada saat itu Solon telah mengadakan pembaharuan dengan menyusun Undang-Undang yang menjamin keadilan dan persamaan bagi warga negara dan membentuk lembaga perwakilan rakyat atau majelis rakyat yang disebut Ecclensia. Dengan ajaran tersebut Solon mendapat julukan “ Bapak Demokrasi” . Ajaran demokrasi kemusiaan dikembangkan antara lain oleh Thomas Hobbes, John Locke dan JJ Rousseau yang cukup bervariasi di setiap negara.

Menurut Internasional Commision of Jurits, demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan oleh rakyar dimana kekuasaan tertinggi ditangan rakyat dan di jalankan langsung oleh mereka atau oleh wakil-wakil yang mereka pilih dibawah sistem pemilihan yang bebas. Jadi, yang di utamakan dalam pemerintahan demokrasi adalah rakyat.

Secara istilah (terminologis) pengertian demokrasi banyak dikemukakan oleh para ahli, antara lain:

Menurut Abraham Lincoln Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat (government of the people, by the people, for the people).

Menurut C.F Strong

suatu sistem pemerintahan di mana mayoritas anggota dewasa dari masyarakat politik ikut serta atas dasar sistem perwakilan yang menjamin bahwa pemerintahan akhirnya mempertanggungjawabkan tindakan-tindakan kepada mayoritas itu.

Menurut Yoyeph A. Schmeter

Demokrasi merupakan perencanaan institusional untuk mencapai keputusan politik melalui individu-individu yang menerima amanat kekuasaan, individu untuk memperoleh amanat rakyak dengan cara bersaing secara kompetitif.

Menurut Sidney Hook

Demokrasi adalah bentuk pemerintahan dengan penentuan keputusan-keputusan pemerintah yang penting dilakukan berdasarkan suara rakyat dewasa atau kesepakatan mayoritas rakyat, baik secara langsung maupun tidak langsung.

 

  1. Sejarah Perkembangan Demokrasi

Kata “demokrasi” berasal dari dua kata, yaitu demos yang berarti rakyat, dan kratos/cratein yang berarti pemerintahan, sehingga dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat, atau yang lebih kita kenal sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Konsep demokrasi menjadi sebuah kata kunci tersendiri dalam bidang ilmu politik. Hal ini disebabkan karena demokrasi saat ini disebut-sebut sebagai indikator perkembangan politik suatu negara. Pada mulanya pertumbunhan demokrasi telah mencapai beberapa asas dan nilai yang diwarisakan dari masa yang lampau,yaitu gagasan mengenai demokrasi dari kebudayaan Yunani Kuno dan gagasan mengenai kebebasan yang dihasilakan oleh aliran reformasi serta perang-perang agama yang menyusulnya. Sistem demokrasi di negara-kota (city-state) Yunani Kuno (abad ke-6 samapai k-3 S.M) merupakan demokrasi berlangsung (direct democracy),yaitu bentuk pemerintahan dimanahak untuk membuat keputusan-keputusan politik dijalankan secara langsung oleh semua warga negara yang bertindak berdasarkan prosedur mayoritas. Dalam negara modern demokrasi tidak lagi bersifat langsung, tetapi demokrasi perwakilan (representative democracy).

Demokrasi menempati posisi vital dalam kaitannya pembagian kekuasaan dalam suatu negara umumnya berdasarkan konsep dan prinsip trias politica dengan kekuasaan negara yang diperoleh dari rakyat juga harus digunakan untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

Prinsip semacam trias politica ini menjadi sangat penting untuk diperhitungkan ketika fakta-fakta sejarah mencatat kekuasaan pemerintah (eksekutif) yang begitu besar ternyata tidak mampu untuk membentuk masyarakat yang adil dan beradab, bahkan kekuasaan absolut pemerintah seringkali menimbulkan pelanggaran terhadap hak-hak asasi manusia.

Demikian pula kekuasaan berlebihan di lembaga negara yang lain, misalnya kekuasaan berlebihan dari lembaga legislatif menentukan sendiri anggaran untuk gaji dan tunjangan anggota-anggotanya tanpa mempedulikan aspirasi rakyat, tidak akan membawa kebaikan untuk rakyat. Intinya, setiap lembaga negara bukan saja harus akuntabel (accountable), tetapi harus ada mekanisme formal yang mewujudkan akuntabilitas dari setiap lembaga negara dan mekanisme ini mampu secara operasional (bukan hanya secara teori) membatasi kekuasaan lembaga negara tersebut.

 

  1. Perkembangan Demokrasi di Indonesia

Perkembangan demokrasi di indonesia telah mengalami pasang surut. Selama 25 tahun berdiri Republik Indonesia ternyata maslah pokok yang dihadapi dalam masyarakat yang beraneka ragam pola budayanya, mempertinggi tingkat kehidupan ekonomi di samping membina suatau kehidupan sosial dan politik yang demokratis.

Dipandang dari sudut perkembngan demokrasi indonesia pelakasanaanya dapat dibagi menjadi beberapa periodesasi antara lain :

Pelaksanaan demokrasi pada masa revolusi ( 1945 – 1950 ).

Tahun 1945 – 1950, Indonesia masih berjuang menghadapi Belanda yang ingin kembali ke Indonesia. Pada saat itu pelaksanaan demokrasi belum berjalan dengan baik. Hal itu disebabkan oleh masih adanya revolusi fisik. Pada awal kemerdekaan masih terdapat sentralisasi kekuasaan hal itu terlihat Pasal 4 Aturan Peralihan UUD 1945 yang berbnyi sebelum MPR, DPR dan DPA dibentuk menurut UUD ini segala kekuasaan dijalankan oleh Presiden denan dibantu oleh KNIP. Untuk menghindari kesan bahwa negara Indonesia adalah negara yang absolut pemerintah mengeluarkan :

  • Maklumat Wakil Presiden No. X tanggal 16 Oktober 1945, KNIP berubah menjadi lembaga legislatif.
  • Maklumat Pemerintah tanggal 3 Nopember 1945 tentang Pembentukan Partai Politik.
  • Maklumat Pemerintah tanggal 14 Nopember 1945 tentang perubahan sistem pemerintahn presidensil menjadi parlementer.

 

Demokrasi Terpimpin/ Orde Lama (1959 – 1965) dan Orde Baru (1966 – 1998)

  1. Pelaksanaan pada masa demokrasi terpimpin/ Orde lama (1959 – 1965)

Demokrasi Terpimpin berlaku di Indonesia antara tahun 1959-1966, yaitu dari dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 hingga Jatuhnya kekuasaan Sukarno. Disebut Demokrasi terpimpin karena demokrasi di Indonesia saat itu mengandalkan pada kepemimpinan Presiden Sukarno. Terpimpin pada saat pemerintahan Sukarno adalah kepemimpinan pada satu tangan saja yaitu presiden.

  • Tugas Demokrasi terpimpin :

Demokrasi Terpimpin harus mengembalikan keadaan politik negara yang tidak setabil sebagai warisan masa Demokrasi Parlementer/Liberal menjadi lebih mantap/stabil.

Pelaksanaan masa Demokrasi Terpimpin :

Kebebasan partai dibatasi Presiden cenderung berkuasa mutlak sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Pemerintah berusaha menata kehidupan politik sesuai dengan UUD 1945. Dibentuk lembaga-lembaga negara antara lain MPRS,DPAS, DPRGR dan Front Nasional.

Penyimpangan-penyimpangan pelaksanaan Demokrasi terpimpin dari UUD 1945 adalah sebagai berikut:

  1. Kedudukan Presiden

Berdasarkan UUD 1945, kedudukan Presiden berada di bawah MPR. Akan tetapi, kenyataannya bertentangan dengan UUD 1945, sebab MPRS tunduk  kepada Presiden. Presiden menentukan apa yang harus diputuskan oleh MPRS. Hal tersebut tampak dengan adanya tindakan presiden untuk mengangkat Ketua MPRS dirangkap oleh Wakil Perdana Menteri III serta pengagkatan wakil ketua MPRS yang dipilih dan dipimpin oleh partai-partai besar serta wakil ABRI yang masing-masing berkedudukan sebagai menteri yang tidak memimpin departemen.

  1. Pembentukan MPRS

Presiden juga membentuk MPRS berdasarkan Penetapan Presiden No. 2 Tahun 1959. Tindakan tersebut bertentangan dengan UUD 1945 karena Berdasarkan UUD 1945 pengangkatan anggota MPRS sebagai lembaga tertinggi negara harus melalui pemilihan umum sehingga partai-partai yang terpilih oleh rakyat memiliki anggota-anggota yang duduk di MPR.

  1. Pembubaran DPR dan Pembentukan DPR-GR

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hasil pemilu tahun 1955 dibubarkan karena DPR menolak RAPBN tahun 1960 yang diajukan pemerintah. Presiden selanjutnya menyatakan pembubaran DPR dan sebagai gantinya presiden membentuk Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR-GR). Dimana semua anggotanya ditunjuk oleh presiden

  1. Pembentukan Dewan Pertimbangan Agung Sementara

Dewan Pertimbangan Agung Sementara (DPAS) dibentuk berdasarkan Penetapan Presiden No.3 tahun 1959. Lembaga ini diketuai oleh Presiden sendiri. Pelaksanaannya kedudukan DPAS juga berada dibawah pemerintah/presiden sebab presiden adalah ketuanya. Hal ini disebabkan karena DPAS yang mengusulkan dengan suara bulat agar pidato presiden pada hari kemerdekaan RI 17 AGUSTUS 1959 yang berjudul ”Penemuan Kembali Revolusi Kita” yang dikenal dengan Manifesto Politik Republik Indonesia

(Manipol) ditetapkan sebagai GBHN berdasarkan Penpres No.1 tahun 1960.

  1. Pembentukan Front Nasional

Front Nasional dibentuk berdasarkan Penetapan Presiden No.13 Tahun 1959. Front Nasional merupakan sebuah organisasi massa yang memperjuangkan cita-cita proklamasi dan cita-cita yang terkandung dalam UUD 1945. Tujuannya adalah menyatukan segala bentuk potensi nasional menjadi kekuatan untuk menyukseskan pembangunan. Front Nasional dipimpin oleh Presiden Sukarno sendiri

  1. Pembentukan Kabinet Kerja

Tanggal 9 Juli 1959, presiden membentuk kabinet Kerja. Sebagai wakil presiden diangkatlah Ir. Juanda. Hingga tahun 1964 Kabinet Kerja mengalami tiga kali perombakan (reshuffle).

  1. Keterlibatan PKI dalam Ajaran Nasakom

Perbedaan ideologi dari partai-partai yang berkembang masa demokrasi parlementer menimbulkan perbedaan pemahaman mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara yang berdampak pada terancamnya persatuan di Indonesia. Pada masa demokrasi terpimpin pemerintah mengambil langkah untuk menyamakan pemahaman mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara dengan menyampaikan ajaran NASAKOM (Nasionalis, Agama, dan Komunis). Tujuannya untuk menggalang persatuan bangsa.

Bagi presiden NASAKOM merupakan cerminan paham berbagai golongan dalam masyarakat..

  1. Adanya ajaran RESOPIM

Tujuan adanya ajaran RESOPIM (Revolusi, Sosialisme Indonesia, dan Pimpinan Nasional) adalah untuk memperkuat kedudukan Presiden Sukarno.

Dampak dari sosialisasi Resopim ini maka kedudukan lembaga-lembaga tinggi dan tertinggi negara ditetapkan dibawah presiden. Hal ini terlihat dengan adanya pemberian pangkat menteri kepada pimpinan lembaga tersebut, padahal kedudukan menteri seharusnya sebagai pembantu presiden.

  1. Angkatan Bersenjata Republik Indonesia

TNI dan Polri disatukan menjadi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) yang terdiri atas 4 angkatan yaitu TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, dan Angkatan Kepolisian. Masing-masing angkatan dipimpin oleh Menteri Panglima Angkatanyang kedudukannya langsung berada di bawah presiden. ABRI menjadi salah satu golongan fungsional dan kekuatan sosial politik Indonesia.

  1. Penataan Kehidupan Partai Politik

Pada masa demokrasi Parlementer, partai dapat melakukan kegiatan politik secara leluasa. Sedangkan pada masa demokrasi terpimpin, kedudukan partai dibatasi oleh penetapan presiden No. 7 tahun 1959.

  1. Pelaksanaan demokrasi pada masa orde baru (1966 – 1998)

Berakhirnya pelaksanaan demokrasi terpimpin terjadi bersamaan dengan berakhirnyaOrde Lama. Orde berganti dengan Orde Baru. Masa pemerintahan baru ini berlangsung di bawah kepemimpinan Presiden Suharto.Segala macam penyimpangan yang terjadi di masa Orde Lama dibenahi oleh Orde Baru. Orde Baru bertekad akan melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen.

Masa sejak tahun 1969 menjadi awal bagi bangsa Indonesia untuk hidup dengan harapan. Pemerintah Orde Baru mulai melaksanakan pembangunan secara bertahap. Tahapan pembangunan yang dikenal dengan sebutan Pelita (pembangunan lima tahun) dilaksanakan menyeluruh di wilayah Indonesia. Pelaksanaan pembangunan meliputi ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan.

Sebagai bentuk pelaksanaan demokrasi, pemerintah melaksanakan pemilihan umum setiap 5 tahun sekali. Pemilihan umum dilaksanakan untuk memilih anggota DPR/MPR. Pemerintah Orde Baru berhasil menyelenggarakan pemilihan umum tahun 1971, 1977, 1982, 1987, 1992, dan 1997. Pelaksanaan demokrasi pada masa Orde Baru juga terjadi berbagai penyimpangan, antara lain:

  1. Terjadi sentralistik kekuasaan yang menjurus pada otoriter.
  2. Sentralisasi kekuasaan mengakibatkan pelaksanaan pembangunan tidak merata.
  3. Merebaknya praktik-praktik KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme) dalam pemerintahan.
  4. Terjadi monopoli di bidang perekonomian oleh kelompok tertentu yang dekat dengankekuasaan.
  5. Tidak adanya pembatasan jabatan presiden
  6. Demokrasi Pada Masa Reformasi (1998 – Sekarang)

Berakhirnya masa Orde Baru, melahirkan era baru yang disebut masa reformasi. OrdeBaru berakhir pada saat Presiden Suharto menyerahkan kekuasaan kepada Wakil Presiden B.J.

Habibie pada tanggal 21 Mei 1998. Pergantian masa juga mengubah pelaksanaan demokrasi di Indonesia. Demokrasi yang dikembangkan pada masa reformasi pada dasarnya adalah demokrasi dengan mendasarkan pada Pancasila dan UUD 1945. Masa reformasi berusaha membangun kembali kehidupan yang demokratis dengan mengeluarkan peraturan undangan, antara lain:

  1. Ketetapan MPR RI Nomor X/MPR/1998 tentang Pokok-Pokok Reformasi.
  2. Ketetapan Nomor VII/MPR/1998 tentang Pencabutan Tap MPR tentang Referendum.
  3. Ketetapan MPR RI Nomor XI/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bebas dari KKN
  4. Ketetapan MPR RI Nomor XIII/MPR/1998 tentang pembatasan Masa Jabatan Presiden dan Wakil Presiden RI
  5. Amandemen UUD 1945 sudah sampai amandemen I, II, III, IV Sebagai bentuk pelaksanaan demokrasi, pada masa reformasi dilaksanakan Pemilihan Umum 1999. Pelaksanaan Pemilu 1999 merupakan salah satu amanat reformasi yang harus dilaksanakan.Sebagai upaya perbaikan pelaksanaan demokrasi, terdapat beberapa langkah yang dilaksanakan, yaitu:
    • banyaknya partai politik peserta pemilu,
    • pemilu untuk memilih presiden dan wakil presiden secara langsung,
    • pemilu untuk memilih wakil-wakil rakyat yang akan duduk di DPR, MPR, dan DPD.
  • pelaksanaan pemilu berdasarkan asas luber dan jurdil,
  • pemilihan kepala daerah secara langsung,
  • kebebasan penyampaian aspirasi lebih terbuka
  • Peran amandemen UUD 1945 dan diterpkannya sistem pemilu yang baru

Pelakasanaan pemilu legislatif dan pemilihan presiden adalah menjadi tonggak sejarah politik dalam sejarah politik indonesia modern. Karena pada saat itu presiden dan wakilnya yang terpilih didahului oleh terpilihnya DPR,DPD dan DPRD yang mana hal ini merupakan pertanda bahwa demokratisasi dibidang lembaga-lembaga politik indonesia telah tuntas.Pengubahan Undanga Undang Dasar 1945 juga memperkenalkan pemilihan umum untuk memilih presiden dan wakilnya secara langsung, dan pengawasan terhadap presiden dan wakilnya lebih diperketat.

 

BAB III

PENUTUP

  1. Kesimpulan

Demokrasi di indonesia telah berjalan dari masa ke masa. Demokrasi indonesia telah melawati berbagai macam tahap dan telah sampai pada masa yang cukup baik.

Dari pengalaman masa lalu bangsa kita, kelihatan bahwa demokrasi belum membudaya. Kita memang telah menganut demokrsai dan bahkan telah di praktekan baik dalam keluarga, masyarakat, maupun dalam kehidupan bebangsa dan bernegara. Akan tetapi, kita belum membudayakannya.

Membudaya berarti telah menjadi kebiasaan yang mendarah daging. Mengatakan “Demokrasi telah menjadi budaya” berarti penghayatan nilai-nilai demokrasi telah menjadi kebiasaan yang mendarah daging di antara warga negara. Dengan kata lain, demokrasi telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisah-pisahkan dari kehidupanya. Seluruh kehidupanya diwarnai oleh nilai-nilai demokrasi

 

Daftar Pustaka

 

http://cyber.blogspot.co.id/2012/09/perkembangan-demokrasi-dalam-kehidupan.html

http://www.rangkumanmakalah.com/perkembangan-demokrasi-di-indonesia/

Budiardjo Miriam.2008. Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama

 

 

Tugas Azaz-Azaz menejemen

Perencanaan kegiatan memperingati

“Hari Kemerdekaan Indonesia”

            Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada tnggal 17 Agustus 2015, kami selaku pemuda pemudi RT.03 RW.08 Nusukan,kec. Banjarsari,Surakarta. Untuk itu guna membentuk masyarakat cinta tanah air dan selalu menghargai jasa para pahlawanya. Masyarakat perlu mengadakan serangkaian kegiatan,salah satunya kegiatan-kegiatan yang positif seperti mengadakan lomba.

  1. Tujuan kegiatan

Adapun tujuan diadakannya kegiatan ini adalah:

  1. Mempererat tali silahturahmi,kebersamaan, dan kerukunan antar sesama warga rt.03 di lingkungan rw.08
  2. Meningkatkan semangat juang para pemuda pemudi
  3. Meningkatkan rasa Nasionalisme antar generasi

 

  1. Macam macam kegiatan
  2. Gerak jalan sehat
  3. Perlombaan :
  • Lomba makan kerupuk
  • Lomba balap karung
  • Lomba sepak bola
  • Lomba voli
  1. Malam tirakatan
  2. Dan lain-lain.

 

  1. Waktu pelaksanaan dan tempat pelaksanaan

 

  • Gerak jalan sehat

Hari         : Minggu,16 Agustus 2015

Waktu     : Pada pukul 06.00 wib sampai 08.00 wib

Tempat    : star dari depan gedung kelurahan melewati perumahan sejauh 1,5 km       lalu muter melewati jembatan dan sampai di depan gedung lagi

Pakaian   : Baju kaos, celana trening

 

  • Lomba makan kerupuk

Hari         : Minggu,16 Agustus 2015

Waktu     : pada pukul 09.00 sampai 10.30

Tempat    : depan rumah pak rt

 

 

  • Lomba balap karung & lomba voli

Hari         : Minggu,16 Agustus 2015

Waktu     : pada pukul 03.00 sampai 16.30

Tempat    : lapangan nusukan

 

  • Lomba sepak bola

Hari         : Minggu,16 Agustus 2015

Waktu     :pada pukul 17.00 sampai 18.00

Tempat    : lapangan nusukan

 

  • Malam tirakatan

Hari         : Minggu,16 Agustus 2015

Waktu     : pada pukul 20.30 sampai 00.00

Tempat    : depan rumah pak rt

 

  • Dan lain-lain

Pembagian  door preize saat pelaksanaan malam  tirakatan

 

  • Anggaran Kegiatan
  • Pemasukan
    • Kas rutin karang taruna                            Rp 2.000.000
    • Iuran warga @10.000,- X 65                    Rp    650.000
    • Dana dri Pak Rt                                           Rp    500.000

Jumlah                                                                           Rp 3.150.000

 

  • Pengeluaran
    • Dekorasi panggung                                      Rp 500. 000
    • Kaos jalan sehat @5000,- X 65                 Rp  325.000
    • Konsumsi @5000,- X 65                             Rp  325.000
    • Doorpreize                                                   Rp 1.000.000
    • Tak terduga                                                     Rp   200.000

Jumlah                                                                           Rp2.350.000

 

  1. Susunan Panitia
  • Ketua : Gulsyaniraz Qadhi Zakka
  • Wakil ketua : Kamilia Dwi septasari
  • Sekertaris : Anisa janati
  • Bendahara : Ganang age & Mega puspita
  • Olahraga : Fahri aldi & Fajar.r
  • Humas : Fajar setia wulandari
  • Kerohanian : M.Rifa’i & Zahramustavaavi
  • Dokumentasi : Arga deo
  • Konsumsi : Avni nur zakka
  • Anggota :
  1. Hoyi hapasari
  2. Ifah alfi
  3. Ayu wulan
  4. Lovita
  5. Elisa
  6. Dyah ayu
  7. Mutia azahri
  8. Kelvin aldo
  9. Esterela bintang
  10. Dimas wahyu pratama
  11. Peserta lomba

Sasaranya adalah seluruh warga RT.03 RW.08 Nusukan,kec. Banjarsari,Surakarta.

 

  • Hubungan antara Forecasting, Perencanaan, & Pengorganisasian

Forecasting adalah langkah awal seblm dan sesudah melakukan perencnaan yaitu meramalkan atau mengadakan perkiraan terhadap berbagai kemungkinan yang akan terjadi sebelum suatau rencana yang lebih pasti dapat kita lakukan agar tujuan kita tetap berjalan dengan lancar selain itu kita juga butuh perencanaan yang matang dan memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Sehingga orang dapat melakukan rencana sesuai dengan ramalan tersebut. Jika melakukan forecasting dan peramalan sesorang dapat dengan mudah melakukan organisasi atau pengorganisasian adalah dua orang atau lebih yang bekerja sama dlam cara yang terstruktur untuk mencapai sasaran yang tepat. Tujuan pengorganisasian membagi satu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegitan yang lebih kecil. Selain,itu dapat mempermudah manajer dalam pengawasan dan mentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang dibagi-bagi tersebut berjalan sesuai dengan harapan.